WPAP
( Wedha's Pop Art Potrait )
WPAP atau Wedha's Pop Art Potrait adalah salah satu gaya seni populer yang berasal dari Indonesia.[1] Gaya ini ditandai dengan penyusunan ulang potret wajah menggunakan bentuk-bentuk geometris dengan percampuran warna-warna yang semarak. Dimensi dari wajah yang digambar ulang tidak berubah, sehingga penampakan akhir dari objek yang ditransformasikan masih terlihat jelas dan menyerupai aslinya. Teknik melukis ini ditemukan oleh Wedha Abdul Rasyid, seniman grafis asal Pekalongan, Jawa Tengah, pada tahun 1990. Awal kepopuleran WPAP adalah ketika digunakan untuk mengilustrasikan cerita-cerita karya Arswendo Atmowiloto dan Hilman Hariwijaya di majalah Hai.[2][3]
Keberhasilan Pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAI DR KHEZ Muttaqien Purwakarta di Desa Raharja Kec. Wanayasa didasari oleh Spirit Religius dan spirit Kebudayaan yang digali dan berakar pada Local Wisdom Masyarakat Desa Raharja, sebagai identitas asli suatu peradaban masyarakat. Kondisi Geografis Alam Desa Raharja sebagai anugrah yang Maha Kuasa adalah dasar utama yang melahirkan Comunnity Culture yang bermanunggal antara manusia dengan alamnya serta membentuk cara beragama yang terakulturasi dengan budayanya. Lebih jauhnya social, ekonomi, hukum, adat, pendidikan, kesehatan dan unsur lainnya terbentuk dari itu.
Program program pemberdayaan masyarakat KPM di Desa Raharja yang dirumuskan dan dijalankan berdasarkan pada Spirit Religius dan spirit Kebudayaan telah menghasilkan suatu identitas yang bercharacter power sehingga memiliki daya Tarik dan tata nilai estetika.
Berdasarkan hal tersebut Kelompok KPM ds.Raharja memiliki tagline atau julukan kelompok dengan nama QIENHARJA BAGJA LAHIR BATIN yang memiliki makna KPM STAI Muttaqien di Desa Raharja melalui setiap programnya bervisi-misi menuju Kesejahteraan dan Kebahagiaan Lahir Batin.
Selama proses kegiatan KPM di Desa Raharja dari tanggal 26 Febuari s.d 19 Maret 2020, telah dirumuskan dan dilaksanakan program-program kegiatan unggulan. Program kegiatan unggulan KPM Desa Raharja dirangkum dengan nama “SADASA (10) TANGGA CINTA QIENHARJA BAGJA LAHIR BATIN” yang membidangi Program di bidang Pendidikan, Ekonomi, Hukum Keluarga, Kesehatan dan Pelatihan.
Adapun Sadasa (Sepuluh) Tangga Cinta Qienharja Bagja Lahir Batin ialah sebagai berikut :
1. Qienharja Ngajar
2. Qienharja Parenting dan Kolase
3. Qienharja ‘Arobiyyah
4. Qienharja Dukun
5. Qienharja Niaga
6. Qienharja Rarabi
7. Qienharja Spiritual
8. Qienharja Jagjag Walagri
9. Qienharja Jagjag Raga
10. Qienharja Bertalenta
Setiap Program diatas, membidangi masing masing prodi anggota kelompok KPM Desa Raharja, yaitu PAI, PAUD, PBA, EKOS dan AS. Dengan demikian setiap anggota kelompok yang memiliki kemampuan yang berbeda beda dapat menyalurkan ilmu dan bakatnya di bidang masing-masing.
Selama proses pelaksanaan program-program tersebut kelompok KPM Desa Raharja mahasiswa berperan sebagai fasilitator, dinamisator, motivator dan kolabolator yang bekerjasama dengan Aparatur Pemerintahan Desa, insansi pemerintah, Organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat dan seluruh unsur yang mendukung pada setiap program kegiatan.
Sehingga atas hubungan yang erat dengan setiap unsur tersebut efek yang dihasilkan ialah terberdayakannya masyarakat yang senantiasa mengembangkan segala potensi yang ada pada dirinya dan alam sekitarnya. Dan setiap kegiatan yang telah berlangsung secara continue tetap dipertahankan untuk membekali diri sebagai bekal dikemudian hari.


